kadar air gabah

Kadar air untuk benih pada gabah yang dikeringkan dikeringkan adalah ±13%. Berdasarkan tabel 5.1 dapat diketahui bahwa untuk mencapai kadar air penyimpanan gabah yang beratnya 500 gr, dikeringkan dalam alat pengeringan berupa cabinet dryer memerlukan waktu sekitar 7 jam, menghasilkan gabah dengan kadar air 10%. Laju pengeringan alat pengering tipe hisap tersebut adalah 5 uap air/jam dan kapasitas kerja 0,29 kg/jam. Berdasarkan tabel 5.1 dapat diketahui juga bahwa untuk mencapai kadar air penyimpanan jagung yang beratnya 0,5 kg, dikeringkan dalam alat pengeringan cabinet dryer memerlukan waktu sekitar 8 jam, menghasilkan jagung dengan kadar air 21%. Sama untuk kacang tanah adalah selama 8 dengan kadar air 16,5%. Berdasarkan tabel 5.2 dapat diketahui bahwa untuk mencapai kadar air penyimpanan gabah yang beratnya 0,5 kg, dikeringkan dalam alat pengeringan tipe bin dryer memerlukan waktu sekitar 4 jam, menghasilkan gabah dengan kadar air 9,3%. diketahui juga bahwa untuk mencapai kadar air penyimpanan jagung yang beratnya 0,5 kg, dikeringkan dalam alat pengeringan bin dryer memerlukan waktu sekitar 3 jam, menghasilkan jagung dengan kadar air 13,6%. Sama untuk kacang tanah adalah selama 3 dengan kadar air 24,9%. Dengan demikian, dapat diketahui bahwa alat pengering yang paling efektif digunakan untuk mengeringkan gabah adalah menggunakan alat pengering bin dryer karena alat pengering ini mampu mengeringkan gabah pada berat yang sama (0,5 kg) dengan waktu paling cepat diantara alat pengering tipe lainnya, yaitu selama 4 jam dengan kadar air paling rendah, yatu 9,3%. Komoditas yantg dikeringkan pada praktikum ini yang memiliki kecepatan dalam menurunkan kadar air paling cepat adalah jagung dan kacang tanah yaitu selama 3 jam. Sedangkan untuk komoditas yang memiliki kadar air yang paling rendah adalah gabah yang memiliki kadar air sebanyak 9,3% dengan waktu pengeringan 4 jam pada alat pengering bin dryer. Kapasitas kerja alat didefinisikan sebagai banyaknya bahan yang dikeringkan selama waktu tertentu. Sehingga semakin banyak berat bahan yang dikeringkan, semakin besar kapasitas kerja alat tersebut. Sedangkan laju pengeringan adalah banyaknya uap air yang diuapkan alat selama selang waktu tertentu. Sehingga semakin banyak uap air yang diuapkan oleh alat, laju pengeringan semakin besar. Hal ini berarti alat tersebut efektif untuk pengeringan. Kualitas pengeringan dari masing-masing tipe alat pengering adalah baik, karena prosentase gabah pecah sedikit.

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s